Bisnis Perang di Balik Taliban?



Kebijakan anggaran yang dihabiskan oleh pemerintah AS dalam program pembangunan kembali Afghanistan tidak tepat sasaran. Salah satu di antaranya terkait pembelian pesawat dan helikopter yang terkesan hanya menguntungkan kontraktor pertahanan yang menyediakan pesawat atau helikopter tersebut.

The Intercept menyebutkan perusahaan-perusahaan kontraktor pertahanan asal AS meraup keuntungan besar atas perang-perang yang terjadi di Afghanistan. Ini kemudian menimbulkan dugaan bahwa aksi Presiden Joe Biden menarik pasukan AS dari Afghanistan beberapa waktu lalu yang kemudian berdampak pada pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban bukanlah sebuah kegagalan perang. Kejadian-kejadian ini dianggap sebagai kesuksesan besar untuk para kontraktor bisnis pertahanan AS dan beberapa pensiunan militer. Lalu, siapa saja para kontraktor binis pertahanan tersebut?

► Yuk gabung jadi masyarakat PinterPolitik;
https://www.youtube.com/channel/UCAYy9wFKi2YnNAQ4xpOrHqw/join

► E-book PinterPolitik
https://linktr.ee/PinterPublishing

► Follow;

https://www.instagram.com/pinterpolitik/

► Subscribe YT at
http://bit.ly/PinterPolitik
..-..

#FactCheck #Taliban #BisnisPerang

source