Wagub DKI Pastikan SIKM Tetap Berlaku pada 6-17 Mei

Jakarta, CNN Indonesia —

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan aturan mengenai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akan tetap berlaku pada periode larangan mudik Lebaran 2021 mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

“SIKM kan kita berlakukan tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei. Sementara itu pihak kepolisian, Dishub dan jajaran sudah bekerja sama memastikan, menyiapkan penyekatan banyak titik, termasuk jalan-jalan tikus,” ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/4).

SIKM merupakan syarat wajib bagi warga yang terpaksa bepergian ke luar kota selama periode larangan mudik Lebaran 2021. Apabila tidak memiliki SIKM, maka tidak diperkenankan ke luar kota.


Dalam kesempatan itu, Riza mengatakan larangan mudik ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas. Sebab, belajar dari pengalaman sebelumnya, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kerap naik usai libur panjang.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, seluruh pihak termasuk warga harus menjaga momentum pelandaian penyebaran virus corona. Ia mengatakan jangan sampai karena mudik tren penyebaran malah meningkat.

“Kita sudah mendapatkan hasil yang membaik daripada Covid, Covid semakin baik hasilnya, penyebaran menurun, angka kesembuhan meningkat, jumlah kematian menurun, jangan sampai karena mudik terjadi sebaliknya,” ujar Riza.

“Rugi kita. Kita sudah setahun lebih seperti ini, jangan dirusak. Bukan mudik tidak baik, mudik baik menjadi sebuah budaya kultur tradisi budaya kita, kepada orang tua sesuatu yang baik, tapi saya mohon jangan. Kecintaan kita, sayang kita kepada orang tua, kakek nenek justru dengan cara kehadiran kita menyebarkan virus kepada keluarga tercinta kita,” kata dia menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo memastikan SIKM tidak berlaku dalam periode pengetatan mudik Lebaran yang dimulai Kamis (22/4) atau H-14 jelang larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang.

“Tidak ada SIKM (selama periode pengetatan mudik), hanya pengetatan. Bahwa yang bersangkutan harus rapid antigen, sebelumnya tiga hari menjadi satu hari. Selama dua periode waktu itu tidak diperlukan SIKM,” kata Syafrin di Balai Kota Jakarta, Kamis (22/4).

Periode pengetatan mudik berlangsung mulai hari ini hingga 5 Mei atau sebelum ada larangan mudik Lebaran. Kemudian, pengetatan akan berlanjut pada 18 hingga 24 Mei 2021.

(dmi/pmg)

[Gambas:Video CNN]




Source link