Sapu Kotor Mana Bisa Membersihkan? – FAJAR


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Perilaku oknum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju yang memeras dan menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial menuai sorotan publik.

Tindakan AKP Stepanus yang berupaya menjadi calo untuk mengamankan kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Tanjungbalai dinilai mencoreng lembaga antirausah.

Hal itu diungkapkan mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjend MUI), Ustaz Tengku Zulkarnain.

“Usut tuntas beserta calo calo dan pelindungnya kasus suap Walikota Tanjung Balai, Sumatera Utara… Sapu kotor mana bisa membersihkan?,” kata Tengkuzul di akun Twitternya, Jumat (23/4/2021).

Sebelumnya, KPK berhasil mengungkap kasus dugaan penerimaan suap oleh Stepanus dari Syahrial terkait penanganan korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai tahun 2020-2021.

Lembaga antirasuah kemudian menetapkan Stepanus, Syahrial, dan pengacara Markus Husain (MH) sebagai tersangka. Stepanus bersama Markus diduga menerima suap dari Syahrial sebesar Rp1,3 miliar dari komitmen Rp1,5 miliar untuk mencegah penyelidikan dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai ditingkatkan ke tahap penyidikan.(msn/fajar)



Source link