MUI Minta Masjid Bangunkan Sahur Beberapa Kali Tanpa Teriak

Jakarta, CNN Indonesia —

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pengurus masjid untuk membangunkan sahur lewat pesan-pesan edukatif selama bulan Ramadan. Hal itu disampaikan merespons polemik cara membangunkan sahur menggunakan pengeras suara.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Muhammad Ziyad menyarankan ajakan sahur disampaikan dengan lemah lembut. Lalu, ajakan sahur tidak perlu dikumandangkan berlama-lama menggunakan pengeras suara.

“Beberapa kali saja disampaikan dan kata-katanya banyak mengandung nilai edukatif bagi masyarakat,” kata Ziyad lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/4).


Ziyad setuju jika volume pengeras suara dikecilkan untuk membangunkan sahur. Menurutnya, bisa saja ada warga sekitar yang beragama lain atau sedang sakit.

Selain itu, Ziyad menyarankan pengurus masjid untuk berkomunikasi dengan warga terlebih dahulu. Dia meminta pengurus masjid menjelaskan bahwa akan ada ajakan sahur lewat pengeras suara setiap hari.

“Di tempat-tempat yang mungkin tingkat keragaman masyarakatnya itu plural, maka perlu diawali dengan komunikasi dengan silaturahmi sebelumnya supaya menghindari adanya protes,” ucap Ziyad.

Sebelumnya, cara membangunkan sahur jadi polemik usai dibahas aktris Zaskia Adya Mecca. Zaskia mengunggah video tentang cara masjid di sekitar rumahnya membangunkan sahur.

Menurut Zaskia, cara membangunkan sahur di masjid dekat rumahnya tidak etis karena berteriak-teriak. Padahal, ada warga di sekitar yang tidak menjalankan ibadah puasa.

“Cuma mau nanya ini bangunin model gini lagi HITS katanya?! Trus etis ga si pake toa masjid bangunin model gini?? Apalagi kita tinggal di Indonesia yang agamanya pun beragam.. Apa iya dengan begini jadi tidak menganggu yang lain tidak menjalankan Shaur?!” tulis Zaskia dalam akun Instagram @zaskiadyamecca.

(dhf/bmw)

[Gambas:Video CNN]




Source link