Larangan WNA dari India hingga Mudik Santri


Jakarta, CNN Indonesia —

Penyebaran virus corona (Covid-19) hingga Jumat (23/4) telah menjangkiti total kasus positif di Indonesia mencapai 1.626.812 kasus.

Pemerintah berupaya agar kasus positif tak kembali melonjak seperti yang terjadi di India. Oleh karena itu, pemerintah mulai 25 April mendatang melarang warga India atau warga negara asing (WNA) yang sempat singgah di India, masuk ke Indonesia.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melobi pemerintah China dan Arab Saudi berkenaan dengan vaksin sinovac yang belum disertifikasi lembaga kesehatan dunia atau WHO.


Kemudian, pemerintah juga memastikan bahwa perjalanan dalam negeri masih diizinkan sebelum periode larangan mudik 6-17 2021.

CNNIndonesia.com merangkum peristiwa dan informasi terkini perihal perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir.

Larang WNA dari India Masuk Indonesia

Pemerintah secara resmi melarang warga India atau WNA yang sempat singgah di India masuk Indonesia. Kebijakan ini berlaku mulai 25 April 2021.

Keputusan tersebut diambil sebagai pencegahan penyebaran Covid-19 dan varian baru corona menyusul lonjakan kasus di India.

“Pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah India dalam kurun 14 hari,” kata Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.

12 WN India Masuk Indonesia Positif Covid

12 dari 127 warga negara India yang sudah masuk Indonesia pada Rabu (21/4) positif terpapar virus corona usai menjalani tes swab PCR. Kepada mereka yang telah dinyatakan positif, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku telah melakukan tes genome sequencing, dan masih menunggu hasil.

“Dari 127 WNA yang sudah dilakukan tes semua sampai saat ini ada 12 penumpang yang sudah positif,” kata Budi dalam jumpa pers daring, Jumat (23/4).


Perjalanan Dalam Negeri Masih Diizinkan

Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 memastikan perjalanan dalam negeri antar daerah masih diizinkan sebelum larangan mudik 6-17 Mei.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, bertujuan untuk mengatur pengetatan persyaratan bagi pelaku perjalanan sebelum masa larangan mudik tersebut dengan cara persyaratan tes yang diperketat.

“Intinya adalah tes yang berlaku biasanya 3 hari, untuk dua periode sebelum dan setelah dari masa peniadaan mudik, berlakunya satu hari. Jadi prinsipnya perjalanannya semua normal, hanya persyaratan tes yang diperketat,” imbuh dia.

Wapres Minta Menkes Lobi China dan Arab Saudi

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta secara langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melobi pemerintah China dan Arab Saudi berkenaan dengan vaksin Sinovac yang belum disertifikasi lembaga kesehatan dunia atau WHO.

Hal ini berkaitan dengan pemerintah Arab Saudi yang mulai mengizinkan ibadah umroh di tengah pandemi, dengan syarat warga yang hendak umroh harus telah divaksin dengan menggunakan vaksin yang disertifikasi WHO.


Infografis fakta mutasi covid-19 B117 Inggris masuk RI

MUI Imbau Salat Ied di Rumah

Majelis Ulama Indonesia mengimbau umat Islam melaksanakan salat Ied di rumah masing-masing pada Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Imbauan ini menyusul penyebaran virus corona (Covid-19) yang masih belum terkendali di Indonesia.

Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan mengatakan salat Ied berjamaah berpotensi menimbulkan kerumunan. MUI khawatir kegiatan ibadah itu justru jadi tempat penularan virus corona.

“Salat Idulfitri ini karena akan menimbulkan kerumunan, karena akan menimbulkan kelompok masyarakat yang berbondong-bondong menuju lapangan, maka kita utamakan untuk sekali lagi salat di rumah saja bersama keluarga,” kata Amirsyah.

Data Covid-19 Indonesia 23 April 2021

Data harian yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 per Jumat (23/4) mencatat penambahan kasus Covid-19 baru sebanyak 5.436 orang.

Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 5.920 kasus, dan kasus meninggal 174 kasus baru.

Secara kumulatif, sebanyak1.632.248orang dinyatakan positif terinfeksi Covid. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.487.369sembuh, dan100.533menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, sementara44.346meninggal dunia.

(dmi/gil)

[Gambas:Video CNN]




Source link