Danny Mulai Mutasi di Kecamatan, Seluruh Camat Berpotensi Diganti – FAJAR


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bakal segera melakukan gelombang mutasi di pemerintahannya. Terlebih izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah dikantongi.

Dalam gelombang mutasi ini, Danny akan mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT RW. Setelah itu dilanjutkan dengan jabatan eselon II dan Perusda.

Danny mengungkapkan, kinerja dan loyalitas menjadi pertimbangan dirinya untuk mengganti pejabat. Apalagi Makassar terancam tidak mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dengan begitu, nasib 15 Camat kini diujung tanduk. Mereka berpotensi diganti. Apalagi dana Rp300 Miliar menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya kira jelas sekali kinerja, loyalitas. kau liat nanti kan tidak dapat WTP. Kemungkinan besar tidak dapat WTP. Masa saya mau pertahankan yang begini,” ujar Danny, Jumat (23/4/2021).

Secara kinerja, Danny tahu orang – orang yang bisa bekerja. Di bawah kepemimpinannya, Kota Makassar selalu meraih WTP secara berturut-turut. Dengan begitu, pejabat lama termasuk camat berpotensi kembali ke jabatannya.

“Tetap semua dievaluasi, bukan tidak disuka langsung diganti. Tidak boleh,” jelasnya.

Tak hanya masalah keuangan, masalah sosial di Kota Makassar juga sama buruknya. Seperti data kemiskinan yang bertambah tetapi data penerima bantuan malah berkurang.

“Bisa dilihat, betapa hancurnya pemerintahan. Sampah tidak diangkut, anjal merajalela, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) tidak maksimal. Orang miskin bertambah tapi di daftar berkurang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hancur,” keluh Danny.



Source link